SEKOLAH KEDOKTERAN ISLAM

DR. WADDA SCHOOL

KATA BP TOTO’ (ALUMNI 54 MEWAKILI TEMAN-TEMAN), ” PELATIHAN INI ADALAH PELATIHAN YANG PALING BAGUS, PALING MURAH, DAN BERHASIL JUAL TINGGI” Toto’ mewakili angkatan 54, No Hp: 082118553552

untuk pelatihan bekam intensif dua hari:


Angkatan 60 di Makasar 19-20 Mei 2012.

Angkatan 61 di Cimahi, Bandung, 26-27 Mei 2012.

angkatan 62,  tanggal 2-3 JUNI 2012. dan Angkatan 64, tanggal 30 juni-1 juli 2012 Di LAMONGAN, Jawa Timur.

(SMS) dr.wadda’ di 085-232-992-669

pelatihan bekam

pelatihan bekam dengan drwadda’

1.  program reguler pelatihan bekam medis dan komplementer selama  1 bulan.

2. program pelatihan bekam medis intensif dua hari (sabtu dan ahad).

 

NB untuk pelatihan bekam intensif dua hari angkatan 62, akan diselenggarakan tanggal 2-3 JUNI 2012.(selanjutnya akan diadakan setiap awal bulan)

 (peserta akan  dilatih praktek memakai jarum dan pisau bedah).

Informasi sms ke  085 232 992 669 atau 085 230 230 600

silahkan dibuka di atas, di pelatihan bekam medis.

 

 

 

 

ASAM URAT

ASAM URAT DALAM TINJAUAN MEDIS

Dr. Wadda ‘ A. Umar

 

Ya. Siapa yang tidak kenal dengan istilah asam urat. Hampir semua masyarakat yang merasakan keluhan nyeri di persendian mengatakannya sebagai sakit asam urat. Bahkan hampir setiap keluhan nyeri sendi dianggap sebagai asam urat, sehingga tidak segan-segan untuk membeli obat asam urat atau herbal untuk asam urat. Namun, benarkah demikian?

Pengertian bahwa setiap nyeri di persendian adalah asam urat, perlu diluruskan. karena tidak semua keluhan di nyeri sendi disebabkan oleh asam urat. Dan tidak  semua keluhan nyeri sendi atau sendi yang bengkak itu berarti asam urat. Untuk memastikannya perlu pemeriksaan laboratorium.

Kenapa bisa timbul asam urat?

Asam urat ini secara medis disebut dengan artritis gout atau artritis pirai. Namun, sebenarnya yang dimaksud dengan asam urat adalah asam yang berbentuk kristal-kristal yang merupakan hasil akhir dari proses pengolahan suatu zat yang bernama purin. Purin adalah bentuk turunan nukleoprotein, yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel-sel tubuh. Normalnya, purin memang terdapat dalam tubuh manusia dan dijumpai pada semua makanan dari sel hidup, yakni makanan dari tanaman (sayur, buah, kacang-kacangan) atau pun hewan (daging, jeroan, ikan sarden).

Jadi asam urat merupakan hasil pengolahan (metabolisme) zat-zat di dalam tubuh, yang kadarnya tidak boleh berlebih. Setiap orang memiliki asam urat di dalam tubuh, karena pada setiap proses pengolahan zat zat tubuh yang normal pasti menghasilkan asam urat. Sedangkan kenapa asam urat dalam tubuh menjadi berlebihan adalah karena terlalu banyak makanan dan senyawa lain yang banyak mengandung purin. Sebetulnya, tubuh telah menyediakan purin sebanyak 85 persen untuk kebutuhan tubuh setiap hari. Sedangkan yang diperlukan dari makanan hanya sekitar 15 persen. Sehingga, seharusnya kita tidak perlu menyantap banyak makanan yang mengandung purin, karena dalam tubuh sudah tersedia banyak purin.

Namun sayangnya, banyak masyarakat yang belum memahami hal ini. Akibatnya banyak orang suka menyantap apa saja yang dia inginkan, tanpa mempertimbangkan kandungan di dalamnya. Makanan sumber dari produk hewani biasanya mengandung purin sangat tinggi.Produk makanan mengandung purin tinggi kurang baik bagi orang-orang tertentu, yang punya bakat mengalami gangguan asam urat. Jika mengonsumsi makanan ini tanpa perhitungan, jumlah purin dalam tubuhnya akan sangat banyak sehingga melewati ambang batas normal. Inilah yang disebut dengan sakit asam urat.

Apabila jumlah purin di dalam tubuh sangat banyak melebihi batas normal, maka purin akan menumpuk di persendian. Sendi-sendi yang diserang terutama adalah jari-jari kaki, dengkul, tumit, pergelangan tangan, jari tangan dan siku. Penumpukan purin di persendian ini akan menimbulkan rasa yang sangat nyeri. Selain nyeri, penyakit asam urat juga dapat membuat persendian membengkak, meradang, panas dan kaku.

Sekitar 90% penyakit asam urat disebabkan oleh ketidakmampuan ginjal membuang asam urat secara tuntas dari tubuh melalui air seni, yang disebabkan jumlah purin yang masuk ke dalam tubuh sangat banyak, sehingga ginjal kewalahan mengeluarkannya. Sebagian kecil lainnya disebabkan karena tubuh memproduksi asam urat secara berlebihan.

Penumpukan dari asam urat ini akan menimbulkan rasa panas, kemerahan dan pembengkakan pada  sendi yang terkena dengan tiba-tiba. Pada awalnya, serangan akut asam urat dapat menimbulkan panas-demam dan nyeri hebat yang biasanya bertahan berjam-jam sampai seharian, dengan atau tanpa pengobatan. Seiring berjalannya waktu serangan asam urat akan timbul lebih sering dan lebih lama.

Nah, Kristal-kristal asam urat yang menumpuk di dalam tubuh ini dapat membentuk thopi (yaitu suatu benjolan keras tidak nyeri disekitar sendi) di luar persendian. Tophi sering ditemukan di sekitar jari tangan, di ujung siku dan sekitar ibu jari kaki, selain itu dapat ditemukan juga  pada daun telinga, tendon achiles (daerah belakang pergelangan kaki) dan pita suara (sangat jarang terjadi).

Tahapan  Perjalanan Asam Urat.

Bila seseorang terserang asam urat, maka penyakitnya akan terus berjalan, dimulai  dari yang ringan hingga yang berat. Ada empat tahap penyakit asam urat.

Tahap 1: Kelebihan asam urat, tapi tidak ada keluhan (Hiperurikemia Asimtomatik).

Pada tahap awal ini, kadar asam urat di tubuh sudah tinggi, tetapi tidak menimbulkan keluhan apa-apa. Sebagian besar orang dalam tahap ini menemukan  dirinya sudah terserang asam urat secara tidak sengaja, yaitu saat mereka melakukan tes darah yang mengukur jumlah asam urat yang terkandung dalam sistem peredaran darah.

Pada tahap ini tidak diperlukan pengobatan secara khusus. Pengobatan yang tepat pada  tahap ini adalah berupaya mengurangi kadar asam urat dalam tubuh, dengan cara mengeluarkan asam urat yang ada dalam tubuh, dan mencegah makan makanan yang mengandung asam urat agar tidak masuk ke dalam tubuh.

Tahap 2: Serangan asam urat akut

Jumlah asam urat yang terus bertambah dalam tubuh, lama-lama akan menyebabkan penumpukan kristal natrium urat (asam urat) di persendian. Kristal ini kemudian merangsang pelepasan berbagai zat mediator inflamasi yang menimbulkan serangan nyeri akut. Pasien biasanya terbangun di malam hari karena rasa sakit dan pembengkakan sendi. Pada tahap ini, ditandai dengan timbulnya rasa nyeri dan peradangan. Sehingga sendi yang terkena menjadi panas dan lembek bila disentuh, terlihat kemerahan atau memar, terasa gatal dan mengelupas setelah sakitnya mereda.

Tingkat keparahan rasa sakitnya bervariasi dari yang paling ringan berupa kedutan ringan sampai nyeri hebat sehingga sendi tidak bisa disentuh. Kadang-kadang diikuti keluhan sistemik (keluhan dari tubuh bagian dalam) seperti demam, menggigil, dan malaise. Rasa sakit akan menghilang dalam 3-10 hari, walaupun tanpa pengobatan.

Tahap 3: Interval kritis

Pada Tahap ini, asam urat sudah tidak menimbulkan keluhan nyeri sama sekali. Umumnya tahap ini berlangsung dari enam bulan sampai dua tahun setelah serangan pertama asam urat. Pada pasien yang lainnya, dapat berlangsung 5 – 10 tahun. (Sekitar 66% pasien akan mengalami serangan kedua dalam satu tahun). Jadi saat ini asam urat diam tidak aktif,  tetapi penyakitnya masih ada dan penyakit itu terus berkembang jika asam urat tidak dikendalikan. Semakin besar kadar asam urat, semakin pendek interval untuk serangan berikutnya.

Tahap 4: Asam urat tingkat lanjut

Pada tahap akhir ini, sejumlah besar asam urat yang menumpuk di persendian tubuh tadi, telah mengkristal menjadi deposit (suatu benjolan yang sangat keras) yang terdapat di tulang rawan serta tendon dan jaringan lunak tubuh, dan bahkan pada selaput antar tulang. Sehingga,pasien sering mengalami berbagai keluhan, seperti kekakuan pada sendi, keterbatasan gerakan sendi, nyeri sendi terus-menerus, luka dengan nanah putih di daerah yang terkena, nyeri sendi simultan pada berbagai bagian tubuh, dan fungsi ginjal memburuk. Nah, pada tahap ini, seseorang dengan asam urat yang tinggi memiliki kecenderungan untuk mendapatkan penyakit batu ginjal yang lebih sering daripada orang lain.

Tahap ini juga disebut tahap tofus. Tofus (jamaknya: tofi) yaitu terbentuknya massa kristal urat yang disimpan dalam jaringan lunak, yang dapat menghancurkan jaringan lunak dan persendian.Tofus paling sering berkembang di siku, lutut, jari kaki, tendon Achilles, dan, lebih jarang, di daun telinga.

 

Apa beda asam urat, rematik, dan radang sendi?

Untuk membedakan asam urat (artritis gout), rematik (reumatoid artritis/RA), dan radang sendi ( osteoartritis/OA) kita perlu memulai dengan penyebab masing-masing. Reumatoid artritis (RA) adalah penyakit di mana sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang jaringan yang sehat, menyebabkan peradangan yang merusak sendi. Gout disebabkan kelebihan asam urat di dalam tubuh yang berlangsung bertahun-tahun sehingga terjadi penumpukan asam urat yang mengkristal di sendi yang terkena. Sedangkan osteoartritis adalah kerusakan dan keausan tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan. Penyebab osteoartritis adalah proses penuaan, cedera, kelemahan tulang atau penggunaan sendi berulang/ terlalu berat.

Namun, Ketiga penyakit itu mempunyai ciri yang sama, yaitu sama-sama menimbulkan rasa sakit, kekakuan dan peradangan di persendian, tetapi polanya berbeda. Untuk mengetahui secara pasti, apakah nyeri sendinya ternasuk asam urat, rematik atau radang sendi, maka perlu pemeriksaan dokter dan laboratorium.

Kadar Normal asam urat

Untuk mengetahui kadar asam urat dengan cara pemeriksaan asam urat di laboratorium. Umumnya dilakukan dengan dua cara, Enzimatik dan Teknik Biasa. Kadar asam urat normal menurut tes Enzimatik maksimum 7 mg/dl. Sedangkan pada Teknik Biasa, nilai normalnya maksimum 8 mg/dl.

Kadar asam urat normal pada pria dan perempuan berbeda. Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 – 7 mg/dl dan pada perempuan 2,6 – 6 mg/dl. Kadar asam urat diatas normal disebut hiperurisemia.

Kenapa bisa terkena Asam Urat?

Secara umum, penyakit asam urat disebabkan oleh penyebab primer dan penyebab sekunder.

  • Penyakit asam urat primer, 99 % penyebabnya belum diketahui. Diduga berkaitan dengan kombinasi faktor keturunan dan faktor hormonal yang menyebabkan gangguan metabolisme yang dapat mengakibatkan meningkatnya produksi asam urat atau bisa juga diakibatkan karena berkurangnya pengeluaran asam urat dari tubuh.
  • Sedangkan penyakit asam urat sekunder disebabkan antara lain karena meningkatnya produksi asam urat karena mengonsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi. Nah, makanan yang banyak mengandung purin atau asam urat tinggi, digolongkan sebagai berikut:

a)            Golongan A: Makanan yang mengandung purin atau asam urat tinggi (150-800 mg/100 gram makanan) adalah hati, ginjal, otak, jantung, paru, lain-lain jeroan, udang, remis, kerang, sardin, herring, ekstrak daging (abon, dendeng), ragi (tape), alkohol serta makanan dalam kaleng.

b)            Golongan B: Makanan yang mengandung purin atau asam urat sedang (50-150 mg/100 gram makanan) adalah ikan yang tidak termasuk golongan A, daging sapi, kerang-kerangan, kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong, daun pepaya, kangkung.

c)            Golongan C: Makanan yang mengandung purin atau asam urat lebih ringan (0-50 mg/100 gram makanan) adalah keju, susu, telur, sayuran lain, buah-buahan.

Pengobatan asam urat

Tujuan pengobatan asam urat secara umum adalah meredakan radang sendi (dengan obat-obatan dan istirahat sendi yang terkena), dan  mengatur jumlah  asam urat tubuh (dengan pengaturan diet dan obat-obatan).

Secara khusus, tujuan utama pengobatannya adalah mengobati serangan akut secara baik dan benar, mencegah serangan ulangan artritis gout akut, mencegah kelainan sendi yang berat akibat penimbunan kristal urat, mencegah komplikasi yang dapat terjadi akibat peningkatan asam urat pada jantung, ginjal dan pembuluh darah, dan mencegah pembentukan batu pada saluran kemih.

Makin cepat seseorang mendapat pengobatan sejak serangan akut, makin cepat pula penyembuhannya.

Adapun, beberapa hal yang bisa dilakukan pada penderita asam urat adalah:

  1. Tubuh diusahakan pada posisi yang nyaman, sendi yang nyeri (kaki) diistirahatkan dan diberikan bantalan. Istirahat dapat menurunkan metabolisme setempat dan mengurangi pergerakan sendi yang terjadi.
  2. Bisa diberikan kompres hangat atau dingin secara bergantian. Ini dapat memberikan efek vasodilatasi. keduanya mempunyai efek membantu pengeluaran endorfin dan dingindapat menghambat impuls-impuls nyeri
  3. Mencegah agar tidak terjadi iritasi atau perlukaan pada benjolan tofi,  misalnya dengan cara menghindari penggunaan sepatu yang sempit, terantuk pada benda yang keras. Bila terjadi perlukaan atau iritasi, maka akan semakin nyeri, apabila terjadi luka akibat tofi yang pecah maka luka harus dirawat secara steril.
  4.  Penderita asam urat umumnya mengalami kesulitan untuk bergerak, maka saat melakukan pemindahan penderita, hendaknya dibantu dengan bantuan misal dengan menggunakan walker atau tongkat. Dan usahakan untuk meningkatkan kembali pada aktivitas yang normal.
  5. Kurangi makan makanan yang mengandung asam urat seperti disebutkan di atas.
  6. Bisa diberikan herbal yang berfungsi mengikat atau meluruhkan asam urat dalam tubuh. Bisa juga herbal yang berfungsi sebagai anti peradangan. Namun, bila sakitnya parah, pengobatan secara medis mungkin diperlukan.
  7. Bisa dilakukan bekam di titik hati, ginjal, dan kahil. Sebaiknya tidak membekam di asam uratnya, karena akan menimbulkan rasa nyeri yang hebat. Bisa ditambah bekam di titik meridian yang melewati bagian tubuh yang terserang asam urat.

00000000

AGAR PANKREAS TETAP OKE

AGAR KERJA PANGKREAS TETAP OKE

Dr.Wadda’ A. Umar

Pankreas adalah sebuah kelenjar yang sangat penting bagi tubuh. Namun ia tidak sepopuler liver, jantung atau ginjal. Ia jarang disebut karena memang jarang menimbulkan masalah penyakit dibanding dengan organ tubuh lain. Hanya disebut sesekali saja, meski sesungguhnya pankreas mempunyai peran yang tidak kecil. Setidaknya untuk fungsi pencernaan. Pankreas, disebut kelenjar ludah perut adalah kelenjar dari sebuah  sistem pencernaan yang memiliki dua fungsi utama.

Yang pertama,  menghasilkan beberapa hormon penting seperti hormon insulin yang dihasilkan sel beta, hormon GHS  yang dihasilkan sel epsilon, dan hormon GHIH yang dihasilkan sel delta.

Fungsi yang kedua menghasilkan enzim pencernaan. Enzim yang diproduksi ini berfungsi membantu pencernaan makanan yang kita konsumsi. Ada enzim pemecah karbohidrat, pemecah lemak, dan pemecah protein. Dengan demikian laju metabolisme apa saja makanan yang kita makan, akan lancar prosesnya berkat kehadiran enzim-enzim pankreas. Enzim yang diproduksi dialirkan melalui saluran ke dalam usus dua belas jari. Setelah makanan digiling dan dicampur dengan asam lambung, proses selanjutnya berlangsung di dalam usus duabelas jari sebagai kelanjutan dari lambung sebelum masuk ke usus halus, tempat sebagian besar sari makanan yang sudah diolah menjadi zat gizi yang bisa diserap oleh usus memasuki aliran darah.

Nah, dari fungsi-fungsi pakreas tersebut, yang paling sering disebut-sebut adalah fungsinya yang mengeluarkan hormon insulin, dimana bila fungsi ini terganggu dapat menyebabkan timbulnya kencing manis.

Bila pankreas rusak

Sebenarnya, penyakit atau kerusakan pada pankreas tidak hanya menyebabkan kencing manis saja seperti yang sudah dipahami saat ini. Sebab, setiap terjadi gangguan pada pankreas, apa pun bentuk dan penyebabnya, yang akan muncul tentu gangguan fungsi. Oleh karena fungsi pankreas memproduksi hormon insulin dan  enzim perut, maka, gejala dan keluhan yang muncul pun tidak hanya seputar gangguan insulin. Tetapi juga gangguan enzim.

Dari sekian jenis penyakit yang merusak pankreas, paling sering adalah meradangnya kelenjar pankreas. Penyebab peradangan pankreas tidak selalu jelas. Bisa muncul akibat komplikasi virus gondong (mumps, parotitis), gangguan batu empedu, jejas (trauma) sehabis pembedahan perut, pada orang-orang kadar lemak darahnya tinggi (hyperlipidemia), pada orang yang kelenjar anak gondoknya terlalu aktif (hyperparathyroidism), pemakai obat-obat keras dalam jangka waktu lama, serta pada peminum alkohol.

`           Bila pankreas rusak, maka mula-mula akan mengenai bagian kelenjar yang memproduksi insulin. Akibatnya, produksi insulin menurun, lalu munculah penyakit kencing manis atau diabetes. Tetapi diabetes ini bukanlah diabetes sejati, melainkan diabetes akibat adanya gangguan pankreas yang biasanya hanya terjadi sementara waktu saja. Karena yang terserang adalah orang yang sesungguhnya tidak berisiko diabetes, maka bila pankreasnya sudah membaik, diabetesnya akan normal kembali.

Kerusakan pankreas selain menyebabkan gangguan insulin, sekaligus bisa menyebabkan gangguan fungsi enzim. Oleh karena salah satu enzim pankreas bersifat menghancurkan protein, maka dengan adanya kerusakan di pankreas, menyebabkan  enzim yang tumpah akan merusak jaringan di sekitar rongga perut seperti mengenai selubung rongga perut, lempeng penggantung usus, ginjal, dan limpa. Selain itu, enzim tadi bisa menyebabkan perlukaan pada pembuluh darah, pembentukan kista, pernanahan, dan kematian jaringan.

Pankreas dan diabetes

Diabetes Mellitus (DM), atau penyakit kencing manis, demikian nama lengkap penyakit ini. Tapi, sering disingkat diabetes saja. DM sebenarnya merupakan penyakit akibat gangguan metabolisme. Pada saat metabolisme tubuh dalam kondisi normal, suplai karbohidrat ke dalam tubuh akan langsung diubah menjadi glukosa atau sering disebut sebagai gula. Pada saat yang bersamaan, pankreas juga memproduksi hormon insulin yang kemudian masuk ke dalam aliran darah agar glukosa dapat diubah menjadi energi yang dibutuhkan oleh setiap sel di seluruh bagian tubuh. Bila insulin “mogok’ , maka glukosa atau gula tadi tidak bisa diubah menjadi energi. Akibatnya gula akan menumpuk dalam darah, urin, dan bagian tubuh lainnya. Sehingga tubuh penuh dengan gula, yang disebut kencing manis.

Penyebab tersering dari “mogoknya” pankreas adalah penyusutan sel akibat masalah genetik (keturunan), dan peradangan yang disebabkan oleh serangan virus ke pankreas, khususnya yang menyerang Pulau Langerhans, sehingga pankreas tidak bekerja dengan baik. Pada pasien DM ini, ia memerlukan insulin sepanjang hidupnya. Dalam istilah medis disebut DM tipe I. Umumnya DM tipe I ini muncul pertama ketika penderita masih berusia dibawah 30 tahun.

Penyebab kedua adalah metabolisme yang melambat akibat usia yang mulai tua. Pada kondisi ini pankreas memproduksi insulin dalam jumlah cukup tapi tubuh tidak meresponnya dengan baik. Akibatnya, glukosa tetap saja menumpuk di dalam darah dan urine. Kondisi ini disebut DM tipe II, Biasanya meyerang orang-orang setengah baya atau tua, dimana gaya hidupnya kurang gerak dan banyak makan makanan tinggi kalori serta lemak tapi kurang serat.

Menjaga pankreas

Agar pankreas tetap berfungsi dengan baik, tentu saja faktor-faktor yang bisa mengganggu atau merusak pankreas harus dicegah. Atau bila sudah masuk dalam tubuh harus dibuang(diobati). Bila ada batu di empedu, maka batu empedunya harus diambil, bila lemak darahnya banyak harus diturunkan, bila ada gangguan kelenjar anak gondok harus diatasi, serta bila ada infeksi segera diobati.

Bila penyebabnya obat-obatan seperti golongan thiazide (yang dipakai untuk pengobatan darah tinggi), kortikosteroid, sulfasalazine, maka obat-obat jenis  ini perlu disingkirkan agar tidak berulang menimbulkan kekambuhan. Kebiasaan minum alkohol pun perlu dihentikan.

Untuk mencegah agar pankreas tidak rusak, maka perlu menjalani pola hidup sehat, mengontrol kadar lemak dalam darah, menjaga makanan dari bahan makanan tambahan berbahaya dan  makanan yang tidak sehat, serta hati-hati dalam meminum obat.. Bekam secara rutin di titik Ginjal atau Tri Energizer sangat bermanfaat.payday loans Bisa juga memakai titik general Kahil.

SUNAHKAH BEKAM TANGGAL 17, 19, 21?

SUNAHKAH BEKAM TANGGAL 17, 19, 21?

 

Dr. Wadda A.  Umar

 

 

Sekarang ini banyak pendapat yang memberikan hukum Sunah untuk berbekam pada tanggal 17,19, dan 21. Bahkan, sebagian terapis hanya berani melakukan bekam pada tanggal 17, 19, 21,  Sehingga yang bekam diluar tanggal tadi tidak mendapatkan sunah.

Benarkah pendapat ini?

Umumnya mereka berpendapat seperti itu, berdasarkan hadis di bawah ini.

 

  1. 1.      Dan diriwayatkan Turmudzi dalam Jamiah, dari Hadits yang diriwayatkan Ibnu Abbas: “Sebaik-baik kalian melakukan bekam  adalah  pada hari ke 17, 19, atau 21”. Kedudukan hadis, Hadis ini terdapat dalam kitab ath-thib (2060), namun sanadnya Dhoif (hadis lemah).
  2. 2.       Dan dari Anas, “Bahwasnya Rasulullah Saw. melakukan bekam di dua otot lehernya, dan di bahunya, pada hari ke 17, 19,dan 21”.  Kedudukan hadis, Hadis ini diriwayatkan Ahmad (IV/12192), Abu dawud (3860), Tirmidzi (2058), Ibnu Majah (3483), dan lainnya dari kalangan ahli hadis. Sanadnya hasan.
  3.  Dalam Sunan Ibnu Majah, dari Anas ra, “Barang siapa hendak melakukan bekam, hendaknya dilakukan pada  hari ke 17, atau 19, atau 21.  Dan janganlah mengalirkan darah berlebihan sehingga akan menyebabkan kematian”. Kedudukan hadis, hadis ini terdapat (dalam kitab ath-thib (3486) bab XXII,  Hadis ini dhoif.
  4. 4.       Dalam Sunan Abi dawud, dari Abi Hurarirah, “Barang siapa melakukan bekam pada hari ke 17, 19, atau 21,  maka akan menyembuhkan berbagai penyakit. ” Kedudukan hadis, Hadis ini terdapat dalam kitab ath thib bab V, sanad hadis ini hasan.
  5. 5.      Diriwayatkan bahwa Rasulullah biasa berbekam di titik akhda’aini dan kahil. Biasanya hal itu dilakukan pada hari ke 17, 19, dan 21.  Hadis ini diriwayatkan oleh Tirmidzi 2052, Abu dawud 3860, Ahmad 3/119-192, sanadnya sohih. Hadis ini dinilai shohih oleh Hakim dan Adz-dzahabi. Menurut Abu Isa bahwa hadis ini hasan ghorib.

 

Keterangan:

Dari kedudukan hadis dalam kitab-kitab fiqih seperti yang diterangkan diatas,  maka sebagian besar ulama ahli hadis menempatkan hadis tentang anjuran untuk berbekam pada tanggal 17, 19, 21, sebagai hadis dhoif, lemah. Sebagian sebagai hadis hasan.

 

Dalam beberapa riwayat juga tidak ditemukan kisah tentang para sahabat yang menunda bekamnya karena  menunggu tanggal 17, 19, 21,.

 

Secara medis, hadis ini juga sulit dipertanggungjawabkan. Karena bila seseorang terserang penyakit, kemudian dia harus menunggu tanggal 17, 19, 21,  padahal dia membutuhkan terapi bekam, maka tidak mungkin dia harus menundanya agar mendapatkan sunah..

 

Namun diperbolehkan bekam rutin pada tanggal 17, 19, 21, dengan catatan, bekam pada tanggal ini dipakai untuk bekam kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah penyakit . Bukan bekam emergency yang memerlukan pelaksanaan bekam saat itu juga.

 

Allahu A’lamu Bish-Showab.

(Tulisan ini sudah dipublikasikan dr.wadda di buku “Sembuh dengan satu titik bekam”

 

KENAPA TIDAK BOLEH BEKAM DI HARI RABO?

KENAPA TIDAK BOLEH BEKAM DI HARI RABO?

 

Dr. Wadda A.  Umar

 

Ada sebagian terapis bekam yang melarang secara mutlak untuk melakukan bekam hari Rabo dan Sabtu. Sehingga banyak para terapis bekam yang tidak berani melakukan bekam pada hari hari tertentu, Klinik nya juga ditutup pada hari-hari tertentu. Pasien pun takut terkena musibah atau kematian kalau dia bekam pada  hari-hari tertentu.

 

Bagaimanakah yang sebenarnya?

 

Umumnya terapis yang melarang bekam pada hari-hari tertentu memakai hadis di bawah ini sebagai pedoman,.

 

1)      Dalam Kitab Jami’ah dikatakan  bahwa dilarang melakukan bekam pada hari rabu dan sabtu.

2)       Dalam Jamiah, dari Husain bin hasan, dia bertanya pada Aba Abdullah tentang bekam: “Hari-hari apa saja yang tidak disukai untuk melakukan bekam?. Maka dia menjawab: “Hari sabtu dan Rabu”.   (Sebagian  besar ulama berpendapat): “juga hari jum’at: ”Kedudukan Hadis. Hadis ini maudhu’ menurut Ibnu Jauzi, hakim dan baihaqi (hadis ini maudhu” (palsu). Dalam kitab al-maudhuat ibnul jauzi juz III/212.

3)       Dari Abi Salamah dan Abi Sa’id Al-Maqbary, dari Abi Hurairah, “Barang siapa melakukan bekam pada hari rabu atau sabtu, dan dia terkena keputihan pada kulitnya, atau belang pada kulit, maka janganlah menyalahkan siapa-siapa kecuali dirinya sendiri (bila tidak sembuh)”.  Kedudukan Hadis. Hadis ini maudhu’ (hadis palsu) diriwayatkan Hakim dalam kitab Ath-Thib (IV/8256), dan baihqi dalm Al-Kubro (IC/340), dan ibnul jauzi dalam al-maudhuat (V/8328).

4)       Dalam Kitab “Afrad:’ Darul Qutni, bahwasanya Abdullah bin Umar berkata kepadaku; “Bahwasanya darahku tidak mengalir, maka aku mencari ahli bekam, dimana dia bukan anak-anak juga bukan kakek-kakek. Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya bekam akan meningkatkan hafalan seorang yang hafidz, dan meningkatkan kecerdasan orang yang cerdas. Maka hendaknya kalian melakukan bekam  dengan Nama Allah Ta’ala. Dan janganlah melakukan bekam pada hari kamis, jumat, sabtu dan Ahad. Hendaklah kalian melakukan bekam pada hari Senin. Sebab sesungguhnya penyakit lepra dan, belang kulit tidak  diturunkan kecuali pada hari rabu”. Sedangkan  diriwayatkan Ayub dari Nafi’; “Hendaklah kalian melakukan bekam pada hari senin dan selasa. Dan jangan melakukan pada hari Rabu, karena itu merupakan hari dimana Ayyub terkenan Bala’”. Kedudukan Hadis. Hadis ini sanadnya kacau. Lihat kitab Ath-Thib (3487 dan 3488) diriwayatkan Ibnu Majah dan Hakim.

5)       Kholal dalam Jami’nya , bahwa  dia mendapatkan berita dari harb bin ismail, dia berkata, aku berkata kepada Ahmad: Hari-hari apa saja yang dimakruhkan untuk berbekam? Dia menjawab: hari rabu dan sabtu. Kedudukan Hadis. Ibnu Jauzi dalam  Al-Maudhu’aat berpendapat bahwa hadis ini maudhu’.

6)      Dari Husainin bin hasan, bahwa dia pernah bertanya pada Aba Abdullah tentang bekam : Hari apa yang dimakruhkan untuk bekam? Dia menjawab : hari sabtu, rabu, dan Jum’at. Kedudukan Hadis. Ibnu Jauzi dalam  Al-Maudhu’aat berpendapat bahwa hadis ini maudhu’.

7)      Abu dawud dalam kitab Sunannya dari Abi Bakrah, bahwasanya beliau memakruhkan melakukan bekam pada hari selasa. Dia berkata bahwa Rasulullah bersabda: ”Hari selasa adalah hari dimana darah tidak mengalir”. Kedudukan Hadis. Hadis ini Maudhu’ seperti dalam kitab Ath-Thib (3862) bab V.

 

 

Keterangan:

 

Al-hafidz ibnu Hajar telah berkata dalam Fathulbari, bahwa Al-Kholla menukil dari Imam Ahmad bahwasanya beliaui memakruhkan bekam pada beberapa hari meskipun hadisnya tidak shohih. Fairus bady, dalam kitab safaris sa’adah, mengatakan bahwa pemilihan sebagian hari-hari bekam, serta bab kemakruhan bekam pada hari tertentu, adalah tidak shohih.

 

Dalam beberapa riwayat juga tidak ditemukan kisah tentang para sahabat yang menunda bekamnya karena  hari itu jatuh pada hari rabo atau sabtu.

 

Secara medis, hadis ini juga sulit dipertanggungjawabkan. Karena bila seseorang terserang penyakit pada hari yang dilarang (misalnya hari rabo), padahal dia membutuhkan terapi bekam, maka tidak mungkin dia harus menundanya hingga hari kamis.

 

Dalam praktek sehari-hari, juga dalam buku buku literature tentang bekam, tidak ada satupun yang melaprkan ada pasien yang menjadi gawat, atau meninggal, atau terkena musibah, yang disebabkan karena bekam pada hari rabo atau sabtu.

 

Kesimpulan

-Tidak boleh melarang bekam pada hari-hari tertentu secara mutlak, dengan alasan hari itu bukan hari baik..

 

 

Materi ini sudah dipublikasikan dr.wadda di buku “Sembuh dengan satu titik bekam”

bagaimanakah dokter menjelaskan bekam?

BAGAIMANA PARA DOKTER MENJELASKAN  BEKAM?

 

Tahukah anda, bahwa survey secara acak, menunjukkan bahwa 80% orang islam Indonesia, belum pernah mendengar istilah bekam (atau yang sejenis), dan 96 % belum pernah merasakan dibekam.

Kenyataan ini sungguh sangat memprihatinkan. Sebab bekam sudah dikenal ribuan tahun yang lalu, bahkan sejak zaman Nabi Musa A.S, dan berkembang ke seluruh dunia hingga saat ini. Di Indonesia bekam sudah sering dipakai untuk pengobatan dengan beberapa nama seperti canduk, canthuk, kop, cupping, mambakan dan lainnya. Bekam merupakan terjemahan dari hijamah, dari kata al-hajmu yang berarti pekerjaan membekam. Al hijmu berarti menghisap atau menyedot. Sehingga hijamah atau bekam diartikan sebagai peristiwa penghisapan darah dengan alat menyerupai tabung serta mengeluarkannya dari permukaan kulit dengan penyayatan yang kemudian ditampung di dalam gelas.

Dilihat sepintas, tampaknya pengobatan dengan metode bekam tidak memberikan manfaat apa-apa,  bahkan terkesan kuno, irrasional, dan  mengada-ada. Apabila bila dibandingkan dengan pengobatan medis modern yang memakai obat-obatan sintetik serta pembedahan yang memerlukan biaya mahal. Bekam lebih praktis, tanpa efek samping, murah dan bisa mengatasi banyak penyakit yang tidak bisa ditangani oleh kedokteran modern.

Memang, sekarang ini segala sesuatu yang berbau “barat ” yang didominasi orang Nasrani dan Yahudi tampak indah menyenangkan dan menyembuhkan. Ini memang usaha mereka untuk menjauhkan kaum muslimin dari  kitabnya, Al-Qur’an. Mereka mengetahui bahwa apabila kaum muslimin berpegang teguh pada ajarannya, pastilah mereka akan jaya dan menguasai dunia, seperti yang pernah dialami umat Islam pada abad 8 hingga 12 Masehi,  dimana saat itu ilmu kedokteran berkembang menguasi daratan eropa, sehingga munculah dokter-dokter muslim dengan kedokteran islamnya, seperti Ali Abbas Al Majusi, Abu Bakar Ar Razi, Al Biruni, Ibnu Sina, Az Zahrawi, Ibnu Maimun, Ibnu Qoyim Al Jauziyah, dan lain-lainnya.  Padahal saat itu kaum Nasrani sendiri sulit untuk meningkatkan keilmuwannya, karena terhambat dengan pendapat gereja yang menyebut pengetahuan modern bertentangan dengan bibel. Sehingga yang berbeda dengan Bibel dianggap menentang Bibel.  Sebab walaupun dalam Bibel tidak ada yang menghukum para ilmuwan, namun prakteknya banyak ilmuwan yang berseberangan dengan gereja.  Bahkan orang yang menentang pendapat gereja akan dihukum seperti yang dilakukan pada Galile yang dituntut hanya karena ia mengikuti penemuan Copernikus tentang peredaran bumi. Galile kemudian dihukum dengan alasan menafsirkan Bibel secara keliru. Inilah yang menyebabkan kaum Nasrani beramai-ramai meninggalkan agama mereka, sehingga mereka bisa memajukan sains dan kedokteran. Sementara  saat ini, banyak kaum muslimin yang meninggalkan ajarannya termasuk dalam bidang kedokteran. Kaum muslimin hanya berkutat pada ibadah harian, sholat, puasa, dan haji, sehingga sains dan kedokteran dikuasai sepenuhnya oleh orang-orang Nasrani  dan Yahudi. Memang inilah yang dikehendaki kaum Nasrani dan Yahudi agar umat islam tertinggal dari segala bidang, termasuk bidang kedokteran

 

 

 

 

Orang-orang muslim meninggalkan agamanya, mereka menjadi tertinggal, sedangkan orang-orang Nasrani meninggalkan agamanya mereka menjadi maju.

 

Kaum muslimin jarang sekali yang mau mendalami ilmu kedokteran warisan nabi yang sangat lengkap. Diantara sebagian kedokteran warisan nabi yang dilupakan itu adalah bekam. Bahkan mendengar  pun belum pernah. Malahan ilmu bekam diserahkan ke dunia barat, sehingga mereka melakukan penelitian dan pembuktian terus-menerus, yang akhirnya mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari, walaupun mereka tidak menamakannya bekam. Tetapi tetap memakai prinsip kerja bekam – menyedot darah dan mengumpulkannya, kemudian mengeluarkannya – tentunya dengan teknik dan teknologi canggih. Hingga munculah ahli bekam dari negara Barat, seperti  DR. Michael Reed Gach dari California dengan bukunya Potent points, a guide to self care for common ailments  (Titik-titik berkasiyat sebagai panduan perawatan diri dan pengobatan penyakit yang umum), atau penelitian Kohler D (1990) dengan bukunya The connective Tissue as the physical medium for conduction of healing energy in cupping therapeutic method (Jaringan ikat sebagai media fisik untuk menghantarkan  energi pengobatan dengan bekam), atau tulisan Thomas W. Anderson (1985) yang berjudul  100 diseases treated by cupping method  (100 penyakit yang dapat diobati dengan bekam), yang ternyata sesuai dengan hadis nabi sekitar tahun 600 yang diriwayatkan Ath Thabrani, bahwa pembekaman pada satu point disekitar tengkuk saja dapat menyembuhkan 72 penyakit

 

 

 

 

Hendaklah kalian semua melakukan pengobatan dengan bekam di tengah tengkuk, karena sesungguhnya hal itu merupakan obat dari tujuh puluh dua penyakit dan lima penyakit gila, lepra, belang(vitiligo) dan sakit gigi.

Ketika kaum muslimin mengetahui hal ini, mereka terheran-heran dan mengagung-agungkan bahwa itulah metode pengobatan barat yang canggih. Padahal, ketahuilah, itu adalah ilmu yang mereka tinggalkan dan diserahkan kepada orang-orang barat, seperti yang disampaikan Imam Syafi’i  yang menyayangkan keteledoran kaum muslimin terhadap ilmu kedokteran. Beliau mengatakan:

 

 

 

 

Mereka (kaum muslimin) mengabaikan sepertiga ilmu dan menyerahkannya kepada orang-orang Yahudi dan Nasrani.         

 

Alhamdulillah, dengan terbitnya buku ini yang aslinya berjudul Al Hijamah, sunah nabi wa mu’jizat thibbiyah yang diterjemahkan dengan Bekam, Sunah Nabi dan Mu’jizat Medis, patut disambut gembira, sebagai usaha untuk memperkenalkan salah satu dari metode pengobatan yang bersandarkan wahyu Allah melalui Nabi Muhammad Saw. kepada kaum muslimin. Sungguh, ini usaha yang patut dihargai.  Di tengah derasnya serbuan pengobatan modern maupun alternatif dari negara barat, China, dan India yang menyerbu lingkungan kita, yang tidak menyembuhkan secara sempurna, tetapi malahan menimbulkan komplikasi yang lebih berat, memaksa kita untuk menggunakan bahan dan cara yang haram, bahkan dapat membawa kita ke Syirik, mudah-mudahan buku ini dapat mencerahkan kaum muslimin.

Untuk memahami pengobatan dengan metode bekam ini, maka secara sederhana dapat dipelajari dengan pendekatan ilmu kedokteran tradisional (traditional medicine) maupun kedokteran modern, sehingga mu’jizat medis seperti judul  buku ini dapat lebih mudah dipahami, diterima, dan dibuktikan.

Menurut kedokteran tradisional, bahwa di bawah kulit, otot, maupun fascia terdapat suatu poin atau titik yang mempunyai sifat istimewa. Antara poin satu dengan poin lainnya  saling berhubungan membujur dan melintang membentuk jaring-jaring atau jala. Jala ini dapat disamakan dengan meridian atau habl. Dengan adanya jala ini, maka terdapat hubungan yang erat antara bagian tubuh sebelah atas dengan sebelah bawah, antara tubuh bagian dalam dengan bagian luar, antara bagian kiri tubuh dan bagian kanan,  antara organ-organ tubuh dengan jaringan bawah kulit, antara organ yang satu dengan organ lainnya, antara organ dengan tangan dan kaki, antara organ padat dengan organ berongga, dan lain sebagainya, sehingga membentuk suatu kesatuan yang tak terpisahkan dan dapat bereaksi secara serentak.

Kelainan yang terjadi pada satu poin ini dapat ditularkan dan mempengaruhi poin lainnya. Juga sebaliknya pengobatan pada satu poin akan menyembuhkan poin lainnya.  Teori ini dapat menjelaskan bahwa seseorang yang sakit matanya tidak perlu dibekam pada matanya, namun dapat dibekam di daerah kepala atau di sekitar tengkuknya. Atau seseorang yang mengalami gangguan pada  saluran pencernaannya dapat terlihat gambaran penyakit di lidahnya. Sehingga untuk mengobati pencernaannya dapat dibekam pada titik-poin pencernaan maupun lidahnya, dan sebaliknya untuk mengobati penyaki pada lidah dapat dibekam di poin saluran pencernaannya.

Dunia kedokteran modern tampaknya tertarik dengan fenomena – yang dalam buku ini disebut mukjizat medis- ini. Mereka pun melakukan penelitian untuk membuktikan kebenaran pengobatan diatas. Poin istimewa diatas setelah dilakukan penelitian ternyata merupakan “motor points”   pada perlekatan neuromuskular (neuromuscular attachements) yang mengandung banyak mitokondria, kaya pembuluh darah, mengandung tinggi mioglobin, sebagian beser selnya  menggunakan metabolisme oksidatif, dan lebih banyak mengandung cell mast, kelenjar limfe, kapiler, venula, bundel dan pleksus saraf serta ujung saraf akhir, dibanding dengan daerah yang bukan poin istimewa.

Mereka membuktikan bahwa apabila dilakukan pembekaman pada satu poin, maka  di kulit  (kutis), jaringan bawah kulit (sub kutis), fascia dan ototnya akan terjadi kerusakan dari mast cells dan lain-lain. Akibat kerusakan ini akan dilepaskan beberapa zat seperti serotonin, histamin, bradikinin, slow reacting substance (SRS), serta zat-zat lain yang belum diketahui. Zat zat ini menyebabkan terjadinya dilatasi kapiler dan arteriol, serta flare reaction pada daerah yang dibekam. Dilatasi kapiler juga dapat terjadi di tempat yang jauh dari tempat pembekaman. Ini menyebabkan terjadi perbaikan mikrosirkulasi pembuluh darah. Akibatnya timbul efek relaksasi (pelemasan) otot-otot yang kaku serta akibat vasodilatasi umum akan menurunkan tekanan darah secara stabil. Yang terpenting adalah dilepaskannya corticotrophin releasing faktor (CRF) serta releasing faktors lainnya oleh adenohipofise. CRF selanjutnya akan menyebabkan terbentuknya ACTH, corticotrophin, dan corticosteroid. Corticosteroid ini mempunyai efek  menyembuhkan peradangan serta menstabilkan permeabilitas sel.

Sedangkan golongan histamin yang ditimbulkannya mempunyai manfaat dalam proses reparasi (perbaikan) sel serta jaringan yang rusak serta memacu pembentukan reticulo endothelial cell, yang akan meninggikan daya resistensi (daya tahan) dan imunitas (kekebalan) tubuh. Sistem imun ini terjadi melalui pembentukan interleukin dari cell karena faktor neural, peningkatan jumlah sel T karena peningkatan set-enkephalin, enkephalin dan endorphin yang merupakan mediator antara susunan saraf pusat dan sistem imun, substansi P yang mempunyai fungsi parasimpatis dan sistem imun, serta peranan kelenjar pituitary dan hypothalamus anterior yang memproduksi CRF

pelatihan bekam

 

Penelitian lainnya menunjukkan bahwa pembekaman di kulit akan menstimulasi kuat syaraf permukaan kulit yang akan dilanjutkan pada cornu posterior medulla spinalis melalui saraf A-delta dan C, serta traktus spino thalamicus ke arah thalamus yang akan menghasilkan endorphin. Sedangkan sebagian rangsangan lainnya akan diteruskan melalui serabut aferen simpatik menuju ke motor neuron dan menimbukan reflek intubasi nyeri. Efek lainnya adalah dilatasi pembuluh darah kulit, dan peningkatan kerja jantung.

Pada sistem endokrin terjadi pengaruh pada sistem sentral melalui hipothalamus dan pituitari sehingga menghasilkan ACTH, TSH, FSH-LH, ADM. Sedangkan melalaui sistem perifer langsung berefek pada organ untuk menghasilkan hormon-hormon insulin, thyroxin, adrenalin, corticotropin, estrogen, progesteron, testosteron. Hormon-hormon inilah yang bekerja di tempat jauh dari yang dibekam.

Akhirnya bagi pembaca yang mengalami kesulitan dalam penerapan bekam, bagaimana menentukan titik-titik bekam yang tepat seperti pada gambar di buku ini, sebaiknya mempelajari dasar-dasar anatomi dan fisiologi (susunan dan fungsi) tubuh manusia, baik melalui pendekatan kedokteran modern maupun tradisional seperti akupungtur, akupresur, totok darah, moksibusi maupun refleksi. Insya Allah dengan mempunyai dasar ilmu diatas, akan lebih mudah memahami mekanisme bekam ini. Yang perlu diingat adalah bahwa tidak boleh mengobati hanya mengandalkan bekam saja. Sebab menurut Ibnu Qoyim Al Jauziyah dalam Thibbun Nabawi, bahwa pengobatan bekam harus dilakukan secara bersamaan dan terpadu dengan pemakaian bahan-bahan alami seperti madu, habbatus sauda’, itsmid, kam’ah dan lainnya, disertai dengan dzikir dan doa setiap waktu dan setiap melakukan aktivitas, diikuti dengan do’a-do’a ruqyah syar’iyyah, serta mengamalkan ajaran islam secara nyata.

Allahu A’lamu Bis Showab

 

 

(tulisan ini sudah dipublikasikan dr.wadda di buku “Bekam, sunah nabi dan mukjizat medis)

 

KENAPA SETELAH DIBEKAM MELEPUH?

Beberapa terapis yang belum berpengalaman, sering menemukan luka bekas bekam, melepuh.


PELATIHAN BEKAM

Ini bukan menandakan bahwa penyakitnya keluar, tapi justru ini  berbahaya, karena cairan limfe tubuh ikut keluar yang akan menimbulkan seperti luka baker.

Hal ini disebabkan

  1. Saat melakukan bekam, terlalu lama meletakkan atau membiarkan gelas bekamnya menempel di kulit.
  2. Saat melakukan bekam,  terlalu kuat saat menarik atau menghisap alat bekam.
  3. Saat melakukan bekam,  terlalu sering atau berulang-ulang saat menarik atau menghisap alat bekam.

 

KONTROVERSI TITIK BAINAL KATIFAINI DAN BAINAL MANGKIBAINI

 KONTROVERSI TENTANG BAINAL KATIFAINI

Adabeberapa definisi tentang titik “baina Al-mankibaini” atau baina Alkatifaini”

PELATIHAN BEKAM

  1. Secara bahasa mempunyai arti “titik yang terletak di antara dua bahu”.
  2. Ada yang berpendapat titik ini di bawah “kahil”, yaitu di vertebra thoracal 3-4.
  3. Ada yang berpendapat titik ini terletak di tulang belikat, kiri dan kanan.
  4. Ada yang berpendapat titik ini terletak di pinggir tulang belakang memanjang dari atas ke bawah, kiri dan kanan tulang belakang, tepat di tepi tulang belakang. Titik ini secara tradisional sama dengan titik “su belakang”.
  5. Ada yang berpendapat titik ini terletak di pinggir tulang belakang memanjang dari atas ke bawah, kiri dan kanan tulang belakang, tetapi agak keluar, jadi sekitar 4-5 jari dari tulang belakang. Ini setara dengan titik meridian kandung kemih bagian luar, menurut ilmu pengobatan china,

BEKAM UNTUK STROKE

BEKAM UNTUK STROKE

Stroke merupakan penyebab kematian kedua setelah penyakit jantung. Saat ini kejadian stroke 1:6, artinya satu diantara 6 orang akan terserang stroke. Stroke termasuk penyakit serebrovaskuler (pembuluh darah otak), yaitu penyakit yang menyerang pembuluh darah di otak, yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral) . Hal ini terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak, dimana fungsi darah adalah membawa oksigen ke otak. Sedangkan oksigen sendiri berfungsi memberikan kehidupan bagi otak. Dengan berkurangnya oksigen ke otak menyebabkan kerusakan dari susunan saraf di otak.

Kehilangan oksigen di otak sekitar 7sampai 10 detik saja sudah dapat menyebabkan gangguan fungsi otak. Bila lebih lama dari 6-8 menit, bisa terjadi jejas (luka) yang tidak dapat dipulihkan (irreversible, permanen), bahkan bisa berakhir dengan kematian. Atau kalau tidak meninggal, akan menyisakan kecacatan yang menetap. Nah, bila yang terserang adalah bagian otak yang berpartisipasi dalam fungsi bicara, maka penderitanya menjadi tidak mampu berbicara atau pelo. Bila yang terserang bagian motorik otak, maka penderita tidak bisa menggerakkan tangan atau kakinya. Demikian juga bila bagian-bagian lain yang terganggu, dapat mengakibatkan penderitanya  kehilangan fungsi tubuh yang lainnya.

Secara garis besar, stroke dibagi menjadi dua jenis, yaitu stroke iskemik dan stroke hemorragik.

Disebut stroke iskemik, atau infark otak, atau stroke sumbatan, karena penyebabnya adalah sumbatan. Pada stroke jenis ini,  aliran darah ke otak terhenti karena adanya sumbatan aterosklerosis (penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh darah), atau oleh bekuan darah yang telah menyumbat suatu pembuluh darah yang ke otak (stroke trombosis) . Selain itu, kotoran darah (embolus) yang terlepas dari jantung atau dari pembuluh darah arteri ekstrakranial (pembuluh darah arteri yang berada di luar kepala), yang terlepas dan menuju ke satu atau beberapa pembuluh darah di dalam kepala (Otak), dan menyumbat pembuluh darah disana (stroke emboli)..

Jenis stroke yang kedua adalah stroke hemorragik atau stroke perdarahan, karena pada stroke ini selalu terjadi perdarahan di dalam jaringan otak dan di ruang sub-araknoid otak .Pada stroke ini, pembuluh darah di otak pecah, sehingga darah merembes ke dalam suatu daerah di otak atau di sub-araknoid otak dan merusaknya. Ini adalah jenis stroke yang mematikan. Hampir 70 persen kasus stroke hemorrhagik terjadi pada penderita hipertensi. Dan lebih dari separuhnya meninggal dunia.

Darah yang pecah tadi dapat merembes ke dalam jaringan otak. Keadaan ini disebut perdarahan di dalam otak, atau perdarahan intraserebrum atau intracerebral hemorrage. Dan bila darah merembes ke dalam ruang sub-araknoid, yaitu ruang sempit antara permukaan otak dan lapisan jaringan yang menutupi otak, maka disebut sebagai perdarahan sub-araknoid atau sub-arachnoid hemorrage. Darah yang keluar dari pembuluh yang bocor itu kemudian mengenai jaringan otak dan sekitarnya, sehingga menimbulkan kerusakan. Selain itu, sel-sel otak pada bagian lain dari bocoran atau pecahan itu juga akan mengalami kekurangan darah dan kerusakan.

Pemicu stroke hemoragik adalah pembengkakan di salah satu bagian pembuluh darah yang lemah. Kelemahan itu bisa disebabkan faktor bertambahnya usia, keturunan (orang tuanya pernah stroke), dan tekanan darah tinggi (hipertensi).

Meski kasusnya lebih sedikit dibandingkan stroke iskemik, stroke hemoragik sering mengakibatkan kematian. Biasanya sekitar 50 persen kasus stroke hemoragik akan berujung kematian, sedangkan pada stroke iskemik hanya 20 persen.

Mengenal tanda stroke

Tanda yang muncul pada stroke perdarahan berbeda dengan sumbatan. Pada stroke hemoragik pasien akan merasakan nyeri kepala yang hebat diikuti dengan kelumpuhan, tidak sadar atau sekedar hanya penurunan kesadaran, atau kejang. Sedangkan pada sumbatan akan muncul tanda: cara berjalan yang tidak seimbang, cara berbicara yang tidak jelas atau pelo (cedal) atau sama sekali tidak bisa bicara, Tidak kuat mengangkat lengan untuk meraih benda tertentu, munculnya bidang pandang yang gelap, baik pada seluruh atau hanya tepi-tepi bidang pandang. Jika  melihat sesuatu, tepi pinggir pandangan terasa gelap. Kadang didahului nyeri kepala hebat.

 

Bekam pada pasien stroke

 Penanganan awal pasien stroke sebaiknya di Rumah Sakit, Di sini akan diberikan oksigen dan dipasang infus untuk memasukkan cairan dan zat makanan, dipantau tekanan darahnya, dirawat buang air besar dan kecilnya, dijaga asupan gizinya, penyakit lain yang menjadi pencetus strokeya diobati,  Yang paling penting adalah di Rumah Sakit akan dilakukan pemeriksaan untuk menentukan apakah termasuk stroke sumbatan atau stroke perdarahan, dicari penyebab perdarahannya, lokasi mana di otak yang terserang, apakah cukup dengan obat atau operasi.

Stroke sumbatan mempunyai golden periode selama tiga jam untuk ditangani, sebab bila melewati 3 jam dan otak belum mendapatkan pengobatan, maka otak akan mati. Sedangkan untuk stroke perdarahan tidak ada golden periode.  Sebab perdarahan bisa terjadi di dalam maupun di luar otak, sehingga berkurangnya suplai darah ke otak bisa lebih cepat, sehingga kemungkinan pasien meninggal lebih besar.Bekam boleh dilakukan setelah kondisi pasien stabil. Minimal seminggu setelah pasien mendapatkan pengobatan medis, baru boleh dibekam.

Karena pengobatan stroke tidak bisa hanya dengan satu model pengobatan saja, maka perlu dikombinasikan dengan pengobatan medis, herbal, bekam, akupungtur, rehabilitasi,  fisioterapi, dan lain-lainya untuk mengembalikan fungsi tubuh yang rusak.

Umumnya pasien stroke datang ke pengobatan bekam ketika sudah melakukan berbagai upaya pengobatan dan tidak ada hasilnya. Karena biasanya mereka datang beberapa bulan setelah serangann, maka bekam bisa langsung dilakukan.

Titik bekam yang utama untuk stroke adalah Ummu Mughits dan Kahil, karena kedua titik ini bersifat general.  Karena penyebabnya adalah gangguan di ginjal dan hati (menurut kedokteran tradisional), maka bisa ditambahkan titik hati dan ginjal sebagai titik causative. Untuk kecacatan seperti kelumpuhan lengan atau kaki, wajah perot, gangguan bicara, bisa dibekam dibagian tubuh yang mengalami kelumpuhan, dan titik bekam lainnya sesuai tempat yang mengalami kecacatan (simptomatif point).

 

Dr. Wadda’, penulis buku “Sembuh dengan satu titik bekam, Bebas stroke dengan bekam”.